Thursday, January 6, 2011

Indonesia, and (Another) AFF Cup Fiasco


Well, setelah liat kiprah timnas Indonesia secara menyeluruh dari awal sampe akhir, saya tergoda untuk bikin review tentang AFF Cup kali ini. Review AFF Cup bukan hal baru juga sih buat saya. 2 tahun lalu saya juga membuat review edisi AFF Cup tahun 2008 yang dijuarai oleh Vietnam. Buat yang mau baca, silahkan lihat ke sini: Vietnam Bisa, Kapan Indonesia?

Dari tulisan singkat saya 2 tahun lalu, jelas sudah ada perubahan berarti dari Timnas Indonesia, baik dari segi permainan maupun pencapaian. Setidaknya, di AFF kali ini kita masuk final dan selalu meraih kemenangan, kecuali satu partai di Kuala Lumpur melawan Malaysia (yang ternyata menghancurkan segalanya).

Saturday, July 24, 2010

Seminggu Setelah Drama di Afrika Berakhir...

Mandela and The Trophy


Pesta bola paling akbar tersebut nggak kerasa udah seminggu berakhir. Segala macam euforia Piala Dunia yang selama sebulan sebelumnya sukses menghipnotis milyaran orang di seluruh dunia perlahan mulai menghilang. Begitu Kapten Spanyol, Iker Casillas, mengangkat trofi Piala Dunia sebagai simbol Spanyol menjadi juara dunia yang baru, saat itu pulalah event empat tahunan ini mencapai klimaks dan resmi berakhir.

Saya sendiri sebelum turnamen berkomitmen untuk nonton SELURUH pertandingan (ya, saya nggak bercanda. SEMUANYA) di Piala Dunia tahun ini. Sebisa mungkin jangan sampai saya kelewatan momen penting di ajang prestisius ini. Awalnya lancar sih, tapi makin kebelakang, kondisi tubuh saya tidak bisa diajak kompromi, sehingga saya kelewatan lumayan banyak pertandingan putaran kedua dan ketiga di fase penyisihan. Untunglah di fase knockout saya tidak kelewatan satu pertandingan pun, kecuali Belanda vs Brazil yang bisa dianggap miss karena saya nontonnya putus-putus via streaming waktu menginap di kampus preparing seminar. Selebihnya saya tonton secara komplit.

Setelah nonton sekian banyak pertandingan, saya jadi punya perbandingan dan pandangan baru. Meskipun judulnya "World Cup", jangan dikira seluruh pertandingannya berlangsung seru dan ketat. Cukup banyak pertandingan yang berlangsung membosankan, terutama di putaran pertama kualifikasi (lebih jauh baca disini). Beberapa bahkan saking parahnya, menurut saya nggak lebih seru daripada pertandingan ISL (Liga Indonesia, buat yang nggak tau singkatannya) yang biasa saya tonton tiap pekan sebelum World Cup. 


Walau begitu, ada beberapa partai seru menguras emosi yang menyuguhkan drama dan epic khas Piala Dunia. Bagaimanapun juga ini adalah World Cup, event yang memiliki pressure dan exposure berkali-kali lipat dari pertandingan biasa. Kesalahan dan kekalahan yang terjadi di event ini bisa menimbulkan penyesalan dan hujatan puluhan kali lipat dibandingkan apabila terjadi di pertandingan reguler biasa. Begitu juga sebaliknya. Karena itulah, beberapa pertandingan yang akan saya sebutkan di bawah ini juga menyajikan drama yang terasa jauh lebih mendebarkan dibandingkan pertandingan biasa. Berikut ini adalah beberapa pertandingan pilihan saya, yang menurut saya layak disebut berkelas dan patut dikenang sebagai hall of fame dari World Cup 2010. Here we go...

Saturday, June 19, 2010

3 Hal yang Membuat World Cup 2010 Membosankan



Setelah wasit Howard Webb asal Inggris meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan Spanyol lawan Swiss, resmi sudah seluruh tim di World Cup 2010 ini telah memainkan pertandingan pertamanya. Sesuai tekad saya sebelum turnamen dimulai, saya menonton 16 pertandingan tersebut, seluruhnya. Yah... Walau nggak selalu full-time sih, paling jelek nonton siaran tunda satu babak. Jujur, setelah saya menonton semua laga pertama penyisihan grup, saya akui kalau saya berekspektasi terlalu tinggi pada Piala Dunia ini. Dengan menyesal harus saya bilang bahwa separuh lebih pertandingan di putaran pertama kualifikasi grup ini berlangsung MEMBOSANKAN. Mengapa?

Sunday, June 6, 2010

Nomor Punggung 10 di World Cup 2010, Siapa Aja?


(Pengen tahu skuad resmi dan nomor punggung dari tim favortimu di World Cup 2010? Pengen tau pemain mana pakai nomor yang mana? Daftarnya bisa didownload di sini atau di sini )

Piala Dunia 2010 tinggal seminggu lagi!!!

Menurut jadwal, kick-off pertandingan pembuka antara tuan rumah Afrika Selatan vs Meksiko bakal berlangsung tanggal 11 Juni 2010, atau bersamaan dengan hari terakhir UAS di kampus saya. Merayakan hari ‘kemerdekaan’ (setelah semua tugas dan proyek gila semester ini) dengan menyambut pesta bola terbesar tahun ini, rasanya lengkap banget. Soal Piala Dunia ini entah kenapa kok kayaknya efek ‘halo’nya tidak sebesar perhelatan sebelum-sebelumnya, terutama yang diselenggarakan sebelum millennium baru. 


Tuesday, March 9, 2010

Arema, Campione D'Inferno! (Arema Juara Paruh Musim)

Tulisan ini sebenarnya dipublikasikan pada tanggal 9 Maret 2010 di blog Blogspot saya yang lama. Blog tersebut kini sudah lenyap bersama dengan dihapusnya blog lama saya tersebut, dan tulisan ini adalah satu dari sedikit tulisan di sana yang masih terselamatkan. Namun demi alasan romantisme, maka saya tetap menggunakan tanggal tersebut sebagai tanggal posting di blog recovery saya ini. For the sake of more nostalgic feelings...


******************

Ketika ISL musim ini dimulai, apa ada yang berani memprediksi Arema jadi juara paruh musim?

Kebanyakan orang mungkin bakal lebih menjagokan tim-tim mapan dengan skuad bertabur bintang macam Persib, Sriwijaya, Persipura, Persisam, dan Persija. Jujur, saya sendiri, sebagai Aremania yang lahir besar di Malang dan sudah memperhatikan sepak terjang Arema sejak cukup lama, tidak berani berekspektasi tinggi musim ini. Persiapan pra-musim Arema sangat tidak matang--kalau tidak mau dibilang amburadul. Berawal dari hengkangnya PT Bentoel yang selama beberapa tahun terakhir menjadi backup utama Arema, kondisi tim menjadi terkatung-katung dengan susunan pengurus yang tidak jelas. Bahkan sempat muncul wacana-wacana "mengerikan" seperti merger dengan Persema atau pindah home base, meskipun akhirnya wacana-wacana tersebut tidak menjadi kenyataan.

Sunday, November 29, 2009

Yang Baru dari Siaran Langsung ISL

Tulisan ini sebenarnya dipublikasikan pada tanggal 28 November 2009 di blog Blogspot saya yang lama. Blog tersebut kini sudah lenyap bersama dengan dihapusnya blog lama saya tersebut, dan tulisan ini adalah satu dari sedikit tulisan di sana yang masih terselamatkan. Namun demi alasan romantisme, maka saya tetap menggunakan tanggal tersebut sebagai tanggal posting di blog recovery saya ini. For the sake of more nostalgic feelings...


*******************


Akhirnya nge-post lagi di blog ini setelah libur 2 bulan lebih. Sebenarnya ada banyak ide yang muncul selama 2 bulan vakum, tapi nyaris nggak ada realisasi dalam bentuk tulisan gara-gara nggak ada waktu atau mood-nya nggak dapet. Nah, mumpung sekarang lagi ada waktu luang dan kebetulan mood saya lagi bagus buat nulis, saya nge-post lagi. Kali ini berhubungan dengan topik favorit saya: sepak bola. Lebih tepatnya tentang Indonesian Super League (ISL) milik negeri kita tercinta.

Ya, setelah libur beberapa bulan, akhirnya bulan Oktober kemarin ISL musim 2009/2010 resmi dimulai. 18 tim terbaik dari seluruh Indonesia berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Buat beberapa orang, mungkin sepak bola Indonesia bukan tontonan yang menarik. Wajar sih, karena memang secara teknik permainan, individu, wasit, dan banyak aspek lainnya ISL masih bisa dibilang "cupu" kalau dibandingkan dengan liga-liga Eropa. Tapi buat saya sendiri, mengikuti pertandingan-pertandingan ISL memiliki daya tarik tersendiri. Setiap ada pertandingan yang disiarkan langsung, tim manapun yang bertanding, sebisa mungkin saya akan menyempatkan diri untuk menontonnya. Entahlah, ada daya tarik tersendiri dari tiap pertandingan ISL yang nggak bisa ditemui di liga-liga Eropa.

Sunday, May 24, 2009

Musim 2008/2009; Saatnya Para Juara Kepagian!

Tulisan ini sebenarnya dipublikasikan pada tanggal 23 Mei 2009 di blog Blogspot saya yang lama. Blog tersebut kini sudah lenyap bersama dengan dihapusnya blog lama saya tersebut, dan tulisan ini adalah satu dari sedikit tulisan di sana yang masih terselamatkan. Namun demi alasan romantisme, maka saya tetap menggunakan tanggal tersebut sebagai tanggal posting di blog recovery saya ini. For the sake of more nostalgic feelings...



*********



(Tulisan ini hanyalah analisa sederhana dari saya, Muhammad Rizqi, yang dibuat pada tanggal 23 Mei 2009, saat beberapa kompetisi masih berlangsung)

Tanpa terasa musim 2008/2009 udah hampir berakhir. Di beberapa negara, liga bahkan sudah "usai" sebelum waktunya karena sudah ada tim yang mengunci gelar juara. Beberapa yang akan dibahas di sini adalah sebagian kompetisi elit eropa yang sudah memiliki juara sebelum musim ini berakhir, yaitu AZ Alkmaar di Eredivisie Belanda, Internazionale Milano pada Serie A Italia, Manchester United di Premier League Inggris, dan Barcelona pada Primera Division Spanyol. Sedangkan 2 liga lainnya, Prancis dan Jerman masih sengit menentukan juaranya. Ligue 1 Prancis masih menyisakan Marseille dan Bordeaux yang bersaing dalam dua pekan tersisa dengan selisih 3 poin untuk keunggulan Bordeaux. Bundesliga Jerman belakangan sudah dijuarai Wolfsburg yang berhasil menyingkirkan Bayern dan Stuttgart di pekan terakhir. Kedua yang disebut terakhir tidak akan dibahas karena tidak melahirkan juara kepagian. Sebagai pelengkap, tidak lupa juga saya mencantumkan liga negeri sendiri, Indonesian Super League.